Dinas Perikanan dan Peternakan

Pengolahan hasil perikanan sangat penting dalam kegiatan pascapanen mengingat ikan merupakan komoditi yang mudah rusak (perishable goods) sehingga penanganan yang tepat sangat diperlukan agar ikan tetap dapat dikonsumsi oleh masyarakat dengan kualitas yang baik. Di Indonesia terdapat beberapa cara pengawetan ikan baik secara tradisonal maupun modern salah satunya adalah pemindangan. Pada prinsipnya pemindangan dilakukan untuk menghentikan atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan aktifitas enzim pada tubuh ikan yang dapat menyebabkan kerusakan. Tujuan utama pengawetan adalah untuk (1) mencegah proses pembusukan pada ikan, terutama pada saat produksi melimpah; (2) Menambah diversifikasi pengolahan produk-produk perikanan; (3) meningkatkan jangkauan pasar; dan (4) Meningkatkan pendapatan nelayan atau pelaku usaha pengolahan hasil perikanan.

Ikan Bandeng (chanos chanos) merupakan salah satu jenis ikan yang banyak digemari masyarakat. Ikan Bandeng dalam bahasa inggris disebut milkfish populer di Indonesia karena harganya terjangkau dan sudah banyak dibudidayakan. Ikan bandeng memiliki kelebihan yaitu kandungan protein yang tinggi mencapai 20,38% sehingga baik sebagai sumber pemenuhan kebutuhan protein tubuh. Banyak manfaat yang didapat dengan mengkonsumsi ikan bandeng, diantaranya menurunkan kadar kolesterol dan mencegah penyakit jantung koroner. Sedangkan kelemahan ikan bandeng yaitu memiliki duri yang banyak (kurang lebih 164 duri atau 82 pasang), sehingga diperlukan penanganan dan pengolahan yang tepat agar mudah dikonsumsi masyarakat. Salah catu cara pengolahan ikan bandeng yang banyak dilakukan oleh masyarakat adalah dengan cara pemindangan.

Ikan Bandeng Presto Produksi CV. Cindy Group

Ikan Bandeng Presto Produksi CV. Cindy Group

 

Inovasi terbaru dalam pemindangan adalah pindang presto. Bandeng yang diolah menjadi Bandeng presto memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan ikan bandeng yang masih segar. Dari tahun ke tahun permintaan ikan bandeng presto dipasaran pun semakin meningkat. Proses pengolahan bandeng presto sangat mudah dan relatif murah, bandeng presto dibuat dengan menggunakan bahan baku ikan bandeng segar yang memiliki kualitas baik, ditambahkan bumbu-bumbu tradisional. Berikut ini disajikan resep bandeng presto yang paling sederhana dan dapat dibuat dalam skala rumah tangga.

Bahan:

  • 1 Kg Ikan Bandeng
  • 350 ml air
  • Daun Pisang

Bumbu:

  • 6 Siung Bawang Merah
  • 4 Siung Bawang Putih
  • 40g Kunyit
  • 1 sdm Garam
  • 100g Lengkuas
  • 1 sdm Ketumbar
  • 5 Lembar Daun Salam

Cara Membuat:

  1. Haluskan semua Bumbu menggunakan blender/ulekan
  2. Bersihkan ikan bandeng segar, buang isi perutnya. Lalu lumuri dengan bumbu yang telah dihaluskan hingga rata ke seluruh badan ikan.
  3. Letakkan daun pisang didasar panci presto, kemudian masukan ikan.
  4. Lapisi untuk setiap tumpukan ikan dengan menggunakan daun pisang agar kulit ikan tidak lengket.
  5. Kemudian letakkan daun salam dan air sampai menutupi seluruh permukaan ikan bandeng.
  6. Tutup rapat, kemudian masak hingga matang kurang lebih 30-40 menit.

Peluang usaha ikan bandeng presto sangat menjanjikan, mengingat bahan baku mudah diperoleh dan cara pengolahan yang relatif mudah serta pangsa pasar yang lumayan luas. Untuk memulai usaha bandeng presto tidak memerlukan modal yang besar, namun untuk memulai usaha ini ada baiknya memperhatikan analisa usaha agar tidak salah melangkah dalam menjalankannya. Berikut disajikan analisa usaha ikan bandeng presto untuk skala kecil.

 

Analisa Usaha Bandeng Presto

Investasi

1

Mesin Presto Kapasitas 20 Kg/proses 

1

Unit

 Rp    3.500.000

2

Vacum Sealer

1

Unit

 Rp    1.500.000

3

Peralatan Lainnya

1

Paket

 Rp    1.000.000

 

Total Investasi

 

 

 Rp    6.000.000

 

 

Kebutuhan Modal Kerja

1.

 Harga Pokok produksi per ekor

 Rp             6.400

 

   a. Ikan Bandeng

20

Kg

 Rp          18.000

 Rp     9.000.000

 

   b. Bumbu

1

Paket

 Rp          50.000

 Rp     1.250.000

 

   c.  Kemasan

100

Lembar

 Rp             1.000

 Rp     2.500.000

 

   d. Gas elpiji

1

Tabung

 Rp          30.000

 Rp        750.000

 

   d. Tenaga Kerja

2

Orang

 Rp          50.000

 Rp     2.500.000

 

Jumlah HPP per bulan

 Rp  16.000.000

 

 

2.

Biaya Operasional

 

 

Biaya Transportasi

1

Hari

 Rp          50.000

 Rp     1.250.000

 

Jumlah Baiya Operasional per bulan

 

 

 

 Rp     1.250.000

 

Asumsi:

  1. Total Hari kerja 25 hari
  2. Ikan Bandeng ukuran 200gr (1 Kg isi 5)
  3. Kapasita produksi per hari 20 Kg.

Proyeksi Rugi Laba

  Keterangan Bulan ke 1 bulan ke 2 bulan ke 3 bulan ke 4 bulan ke 5 bulan ke 6
A Penjualan Rp 23.500.000 Rp 47.000.000 Rp 70.500.000 Rp 94.000.000 Rp 117.500.000 Rp 141.000.000
B Harga Pokok Produksi Rp 16.000.000 Rp 32.000.000 Rp 48.000.000 Rp 64.000.000 Rp 80.000.000 Rp 96.000.000
  Laba Kotor Rp 7.500.000 Rp 15.000.000 Rp 22.500.000 Rp 30.000.000 Rp 37.500.000 Rp 45.000.000
C Biaya Operasional Rp 1.250.000 Rp 2.500.000 Rp 3.750.000 Rp 5.000.000 Rp 6.250.000 Rp 7.500.000
D Penyusutan Alat Produksi Rp 100.000 Rp 200.000 Rp 300.000 Rp 300.000 Rp 500.000 Rp 600.000
  Jumlah Biaya Usaha Rp 1.350.000 Rp 2.700.000 Rp 4.050.000 Rp 5.400.000 Rp 6.750.000 Rp 8.100.000
E Laba Usaha  Rp 6.150.000 Rp 12.300.000 Rp 18.450.000 Rp 24.600.000 Rp 30.750.000 Rp 36.900.000
  Laba Bersih Rp 6.150.000 Rp 12.300.000 Rp 18.450.000 Rp 24.600.000 Rp 30.750.000 Rp 36.900.000
Akumulasi Laba Bersih Setahun (12 Bulan)

Rp 73.800.000          

 

Asumsi:

  1. Harga Jual Bandeng presto Rr. 47.000,- per Kg
  2. Target Penjualan per Hari 20 Kg
  3. Penyusutan alat produksi per tahun (5 tahun produksi)
  4. Omzet penjualan tumbuh 2 kali lipat setiap bulannya

Jadi, keuntungan yang dapat diperoleh jika menjalankan usaha bandeng presto pada bulan pertama sebesar Rp. 6.150.000,- dengan modal yang dikeluarkan dalam investasi awal maka akan kembali dalam 1 bulan. Berdasarkan perhitungan yang telah disediakan usaha bandeng presto ini sangat menjanjikan, namun perhitungan tersebut akan berubah sesuai dengan jumlah dan harga bahan baku yang berlaku saat memulai usaha tersebut. Demikian ulasan tentang peluang usaha bandeng presto dan analisa usahanya, semoga dapat menjadi referensi bagi anda yang berminat memulai usaha tersebut. Semoga bermanfaat.

 

Kontributor:

Elis Masrifah S.Pi, MP

Analis Pasar Hasil Perikanan Pertama

Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor

 



2017 © Dinas Perikanan dan Peternakan